Perancangan Sistem 3
Lanjutan Dari Perancangan Sistem 2
Entitas (entity/ entity set), memiliki banyak istilah di dalam ilmu komputer, seperti tabel (table), berkas (data file), penyimpan data (data store), dan sebagainya.
Apa saja atribut yang bisa menjadi ciri dari entitas, secara sederhana dapat dilakukan dengan melakukan pertanyaan logis. Misalkan, di entitas MAHASISWA ada atribut NILAI. Tanyakan ke mahasiswa, ‘berapa nilai anda ?.’ Tentu si mahasiswa akan berbalik tanya : ‘nilai apa ?,’ karena pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab langsung, maka NILAI bukanlah atribut dari mahasiswa.
Jika, pertanyaan yang diajukan dapat dijawab entitas secara logis dan benar, maka ia merupakan atributnya. Misalkan ‘berapa tinggi badan anda ?,’ maka tinggi badan adalah atribut dari mahasiswa, meskipun hal itu tidak perlu digunakan karena tidak berfungsi apa-apa dalam kemahasiswaannya.
Jadi, ada atribut yang harus ada, ada atribut yang boleh ada, dan ada atribut yang tidak boleh ada, di dalam sebuah entitas. Contoh penggambaran entitas dan atributnya.
- Pembuatan Diagram Detil (level 2)
- ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)
ERD adalah gambaran mengenai berelasinya antarentitas. Sistem adalah kumpulan elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut. ‘Kebersama-sama’-an dari sistem di atas dilambangkan dengan saling berelasinya antara satu entitas dengan entitas lainnya.
- Komponen – Komponen ERD
- Entitas dan Atribut
Seperti telah dijelaskan di atas, entitas adalah tempat penyimpan data, maka entitas yang digambarkan dalam ERD ini merupakan data store yang ada di DFD dan akan menjadi file data di komputer.
Entitas adalah suatu objek dan memiliki nama. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa jika objek ini tidak ada di suatu enterprise (lingkungan tertentu), maka enterprise tersebut tidak dapat berjalan normal. Contoh, entitas ‘MAHASISWA’ harus ada di lingkungan perguruan tinggi, begitu juga dengan entitas ‘DOSEN’, ‘MT_KULIAH’, dan sebagainya.
Di dalam entitas ‘MAHASISWA’ berisi elemen-elemen data (biodata mahasiswa) yang terdiri atas NPM, NAMA, KELAS, ALAMAT, dan sebagainya. NPM, NAMA, KELAS, dan ALAMAT disebut dengan atribut (field).
Jika, pertanyaan yang diajukan dapat dijawab entitas secara logis dan benar, maka ia merupakan atributnya. Misalkan ‘berapa tinggi badan anda ?,’ maka tinggi badan adalah atribut dari mahasiswa, meskipun hal itu tidak perlu digunakan karena tidak berfungsi apa-apa dalam kemahasiswaannya.
Jadi, ada atribut yang harus ada, ada atribut yang boleh ada, dan ada atribut yang tidak boleh ada, di dalam sebuah entitas. Contoh penggambaran entitas dan atributnya.
- Relasi
Relasi adalah penghubung antara satu entitas (master file) dengan entitas lain di dalam sebuah sistem komputer. Pada akhirnya, relasi akan menjadi file transaksi (transaction file) di komputer.
Secara kalimat logis, contoh relasi yang terjadi di sebuah perpustakaan adalah : “Anggota meminjam buku,” atau “Anggota mengembalikan buku.” Dalam hal ini, Anggota dan Buku adalah entitas, meminjam dan mengembalikan adalah transaksi (relasi antara anggota dan buku).





0 comments:
Post a Comment